Trauma

salah satu luaka di tanganku yg mengering

salah satu luaka di tanganku yg mengering

Akhir-akhir ini banyak sekali kecelakaan lalu lintas disekitar saya. Saat saya berangkat kerja maupun saat saya pulang kerja. Sungguh mengerikan sekali. Kejadian itu membuat saya ngeri karena saya pernah mengalaminya sendiri. Saya benar-benar trauma dibuatnya. Kejadian ini terjadi satu tahun yang lalu. Begini kisahnya….

Tepat satu muharam, kebetualan kan tanggal merah, karena saya libur kerja, saya sama bunda saya pergi jalan-jalan ketempat saudara. Meski masih dalam kota, tapi letaknya di pinggir kota. Jadi jauh dari rumah saya. Pagi itu sebelum naik bus sendal yang saya pakai tiba-tiba putus, sebenarnya saya sudah ngerasa gak enak. Tapi dengan niat bismillah saya sama bunda tetap berangkat. Perjalanan kira-kira satu jam lebih, setelah sampai disana, karena ada urusan lain, bunda pulang duluan naik bus, saya ditinggal dirumah sodara. Rencananya kami akan pergi jalan-jalan ke suatu tempat. Karena medannya sangat sulit, bunda gak ikut, jadi cuma saya sama tante saya saja yang pergi.

Tempatnya sangat indah, pegunungan yang sangat sejuk sekali. Karena saat itu ramai sekali, kami jadi keasyikan… yah… ternyata hari sudah senja. Kamipun turun gunung. Hingga sampai rumah tante malam hari. Karena pagi harinya saya harus masuk kerja jadi gak bisa menginap. Saya putuskan untuk pulang ke rumah. Celakanya malam hari sudah gak ada bus ke kota, saya sempet bingung, gimana ini pulanganya. Dalam hati saya berdoa semoga masih ada bus yang tersisa. Saat saya nunggu bus, om saya kebetulan mau ke kota, beliau ngajak bareng saya, tapi saya ngerasa gak enak diboncengin pake motor sama pria meskipun itu om sendiri. Jadi saya menolaknya.

Tapi kemudian tante saya maksa, katanya tidak usah sungkan gitu. Akhirnya dengan perasaan tidak enak saya mau diboncengin naik motor sama om. Saat itu saya dalam keadaan puasa, dan belum berbuka, baru minum air sedikit . Di perjalanan hujan turun, gerimis, kebetulan saya gak pake jas hujan, juga gak pake helm, saya jadi basah kuyup. Setelah setengah perjalanan, hujan reda, meski saya merasa menggigil tapi tetap saya tahan. Om juga cerita sama saya, kalau ada apa-apa gak usah sungkan minta bantuan sama om, katanya lagi om ada urusan di kota, jadi gak usah ngerasa tidak enak. Tapi sebenarnya perasaan saya tidak tenang. Entah kenapa dari pagi pikiaran saya ngerasa tidak enak.

Setelan mengisi bensin di pom, tiba-tiba saya melihat nenek-nenek tua dengan rambut putih semua dan di jidatnya ada warna merah sama putih, garis-garis gitu, dan nenek itu melihat saya. (aduh saya jadi merinding mengetiknya). Kemudian hilang begitu saja, dalam hati saya berdoa terus, berdzikir juga, nanti ketika sampai rumah saya akan ceritakan yang saya lihat ini pada bunda, itu pikir saya. Tapi baru beberapa meter saya melihat nenek itu… tiba-tiba…. ehhhh…. (suara om saya) dan braaakkkkkkk!!!!!! dan saya teriak Allah hu Akbar… kami ditabrak mobil panther. Saya pingsan beberapa detik tapi masih bisa mengingat kalau tangan saya kelindas ban. Pas saya dah sadar saya merasa mati rasa pada tangan kanan saya. Saya menangis mencari tangan saya, darah dimana-mana, saya gak bisa bangun, alhamdulillah di jalan yang sepi itu masih ada orang yang melihat kejadian itu. Jalannya gelap dan masih ada air yang menggenang sehabis hujan, dan mobil yang menabrak kami melarikan diri.

Saya ditolong sama beberapa pemuda, dan penduduk sekitar jalan itu. Seorang pemuda yang mungkin habis minum-minuman keras, karena saya mencium bau alkohol, dia teriak sama temannya, yang ini masih hidup…! kemudian saya dibopong kepinggir jalan. Kemudian saya tanya sama pemuda itu “di mana om saya?” kata pemuda itu, “tenang mbak, tenang, ini minum dulu”, kemudian aku minum, dan menangis sejadinya karena badan saya perih semua, tangan saya sakit sekali. “tolong cari dokter, tolong dulu om saya, mana om saya”, tapi orang-orang yang mengerumuni saya bilang, kalau om saya sudah meninggal. Saya-pun menjerit sejadi-jadinya. Katanya om saya kepalanya pecah, padahal sudah memakai helm, sedangkan saya tidak memakai helm.

Kemudian ada yang menelpon polisi, saya di antar polisi ke rumah sakit terdekat, saya benar-benra merasa dingin sekali, hipothermia, benar-benar dingin. Sesampainya di rumah sakit sakit, adek saya langit sudah menunggu. Saya langung dibawa ke UGD, disaya pakaian saya dipotong-potong, cuma di selimuti saja. Mata saya penuh pasih, wajah saya bengkak, seluruh tubuh kena pasir. Tangan saya luka menganga juga penuh pasir. Kemudian pilisi-polisi sama wartawan foto-foto saya. Sebenarnya memalukan sekali, tapi katanya itu sudah tugas mereka. Saat itu aku masih menggigil, seorang suster membersihkan luka saya yang tertutup pasir, kemudian mengolesinya dengan bethadine, aduh, perih banget rasanya. Di tangan saya masih terlihat bekas ukiran ban mobil yang melindas tangan saya, dan saya pikir tangan saya remuk, karena saya sudah tidak bisa merasakan lagi. Perawat itu kemudian meminta saya di rongent, alhamdulillah tangan saya cuma retak.

Sementara di rumah saya, sebelum kejadian itu, ayah saya marah-marah sama bunda karena memiliki firasat tidak enak tentang saya. Ayah sampai menangis dalam sholatnya, mohon sama Allah semoga tidak terjadi sesuatu pada saya. Padahal saat itu pas waktu sholat maghrib, sementara saya kecelakaan saat jam 20.00 wib, dan anehnya lagi, saat saya ditabrak itu, bunda menerima telpon dari om saya, kata om gini, “mbak, saya sama lalang kecelakaan, tapi lalang tidak apa-apa” saat bunda menanyakan dimana, telponnya sudah terputus, itupun adek saya langi juga mendengarnya, kalau itu suara om, padahal om saya meninggal ditempat kejadian.

Ada kejadian yang aneh lagi, saat saya dirawat, tangan saya yang lukanya cukup parah, tertutup pasir, sudah dibersihkan suster berkali-kali, tapi pas tengah malam, adek saya menemukan sehelai rambut warna putih yang panjang dari dalam luka di tangan saya, kami semua sangat heran dengan kejadian-kejadian itu. Saya masih tidak percaya, ya anatara percaya dan tiak percaya. Saya sangat sedih dan merasa sangat bersalah karena om saya meninggal. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa om dan menempatkannya di surga-Nya amin…

Dari kejadian ini saya cuma bisa mengambil hikmahnya. Harus lebih hati-hati lagi. Tapi terkadang kita sudah berhati-hati tapi orang lain yang seenaknnya sendiri. Semoga orang yang menabrak kami diberi kesadaran untuk segera mempertanggung jawabkan semua perbuatannya.

Advertisements

ONE OK ROCK

20110803_oneokrock-600x399

ONE OK ROCK adalah salah satu band favorit saya. Meski sekarang ini lagi musimnya K-pop, tapi entah mengapa saya tidak suka sama K-pop, saya lebih suka sama J-pop atau J-rock. Ok sekarang kita bahas dulu tentang ONE OK ROCK. Band ini pertama kali muncul di tahun 2005. Band Rock asal Jepang ini digawangi oleh Yamashita Toru (Gitar) yang saai itu masih duduk dibangku sekolah menengah (SMA). Yang mengajak sahabatnya untuk membuat sebuah band dan langsung disambut baik oleh sahabatnya Ryota Kohama (Bass) yang saat itu masih tergabung dalam sebuah grup dance hip hop. Dan tidak lama kemudian Alexander Onizawa pun bergabung sebagai gitaris kedua. Setelah menggandeng Ryota dan Alex, Toru masih harus menemukan drummer dan vokalis untuk band mereka. Dan begitu melihat Morita Takahiro (vokal) bernyanyi bersama boyband-nya NEWS, Toru menganggapnya sebagai orang yang tepat untuk mengisi posisi vokalis. Dan personil yang terakhir bergabung adalah Kanki Tomoya (Drum).

Continue reading

Saat Merasa Galau tingkat tinggi…

cry

Akhir-akhir ini saya jadi ikut-ikutan ngerasa galau. Tapi bukan galau yang seperti ABG rasakan. Ini adalah galau tingkat tinggi. Boleh dibilang galau tingkat dewa. Ini bukan lebay ya…. cuma inilah yang saya rasakan. Saya benar-benar merasa kesepian…. sepi dalam arti yang sesungguhnya. Saya benar-benar sedih sekali.  Saya tidak punya banyak teman untuk bersosialisasi karena teman-teman saya sudah tinggal di tempat yang jauh dari saya. Dan Ketika hatimu sudah diselubungi kerak kepedihanmu sendiri, akan sangat mudah untuk tidak merasakan apapun terhadap orang lain. tidak enak juga kalau mengganggu mereka dengan sms atau telpon yang mungkin masalah saya tidak terlalu penting bagi mereka. Dan sahabat saya… ternyata saya kehilangan kontak dengannya 😦

Saya ngerasa seperti sedang patah hati. Karena hati saya terasa sakit mungkin tak tahu juga disebelah mana yang terasa sakit. Karena saya hanya bisa merasakan pada hati saya. Pengan sekali punya teman buat berbagi. Rasanya saya sudah tidak kuat untuk menanggungnya. Kalau saya ngerasa seperti ini saya hanya bisa menangis di kamar mandi sambil menyalakan kran. Suara air yang gemericik itu akan meredakan suara tangisan saya. Dengan menangis sepuas-puasnya, rasanya beban saya sedikit berkurang. Kemudian saya akan curhat dengan Allah, hanya pada-Nya tempat saya mengadu atas segala yang saya rasakan. Ingin sekali memiliki sahabat yang bisa berbagi….

Penipu lewat telepon bag 2

tlpn

Sebelumnya saya pernah mengalami ini,di sini dan ini terulang lagi untuk yang kesekian kalinya. Ada-ada saja ulah para penipu saat ini. Berbagai modus dilakukan untuk menjebak korbannya. Salah satunya dengan cara SMS yang sempet heboh atau dengan menelpon korbannya kalau sedang dapat undian dapet mobil. Tapi cara-cara itu kayaknya sudah basi, dan ini modus yang baru yang saya alami. Oke… langsung saja deh aku mulai ceritanya. Saat itu jam 10.30 wib, telepon di kantor saya bunyi dan aku segera mengangkatnya.

Me: Halo… selamat pagi…..

X  : Tolong saya mah…..(sambil menangis tersedu-sedu)

Me: maaf ini siapa ya?

X : tolooong… hiks hiks… ini anak mama….., saya baru saja kecelakaan, ini di kantor polisi… tolonng….(sambil terus menangis kayak adegan di sinetron-sinetron yang lebay itu)

Me: tuing! tuing! kapan saya punya anak nih, ini pasti penipu, saya kerjain ah.. (Cuma diucapin dalam hati)

Me: aduh…. aduh…  (pura-pura panik)

X : tolong…. saya takut mah… ini di kantor polisi (sambil terus menangis dan merintih)

Me: saya harus bagaimana ini nak?

X : ini pak polisi mau bicara

Polisi KW : halo buk, ini anak ibu sedang mengalami kecelakaan, menabrak orang, korban sudah kami bawa ke rumah sakit, anak ibu tidak apa-apa (bicara dengan garang)

Me: trus anak saya bagaiman pak?

Polisi KW: anak ibu hanya luka ringan, sekarang sedang dalam proses pemeriksaan, nanti setelah selesai akan kami antar pulang

Me: Duh…. ( pura-pura panik tapi ingin ketawa)

Polisi KW: tadi anak ibu memberikan uang kepada saya sebesar 500 ribu, tapi saya tolak karena banyak wartawan yang meliput kejadian ini.

Me: trus…

Polisi KW: ibu tau sendiri lah…

Me: maksud bapak?

Polisi KW: Ibu transfer pulsa saja ke nomor ini 082xxxxxxxxx dan 085xxxxxxxxx, masing-masing senilai 100ribu 4x

Me: cius?

Polisi KW: Ibu denger tidak!!! (sambil membentak garang)

Me: sejak kapan saya punya anak!!!!!!! (garang juga)

Polisi KW: klik!!!! Nutup telpon dengan keras

Me: ketawa-tawa sambil megang perut, dasar! Rasain!

Dari kejadian yang saya alami ini, mari kita ambil hikmahnya. Jadi… sobat semua, kawan-kawan semua, tante-tante, om-om, semuanya deh yang mendapat telpon dari orang yang menangis atau merintih-rintih dan mengatakan salah satu keluarga anda mengalami kecelakaan, sebaiknya mengecek dulu kebenarannya dari yang bersangkutan, jangan langsung percaya sama orang yang belum di kenal, apalagi menuruti permintaannya yang ujung-ujungnya MENIPU.

Daun Salam

Mungkin anda semua tahu tentang daun salam. Tanaman yang biasa kita gunakan sebagai bumbu masakan ini ternyata banyak khasiatnya loh. Daun salam atau  Syzygium polyanthum atau bahasa kerennya Indonesian bay-leaf  digunakan sebagai rempah pengharum masakan orang Asia Tenggara pada umumnya. Termasuk Indonesia. Tumbuhan ini dapat ditemukan dari dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut. Selain daun yang dipakai sebagai bumbu, kulit pohonnya biasa dipakai sebagai bahan pewarna jala atau anyaman bambu. Perbanyakan tumbuhan ini bisa dilakukan dengan biji, cangkok, atau stek. . Pohon salam yang biasa tumbuh liar di hutan dan di pegunungan bisa mencapai ketinggian 25 meter dan lebar pohon 1,3 meter. Wah tinggi sekali ya….

Dulu saat saya kecil sering makan buahnya, rasanya sepat manis dan sedikit asam. Dan ternyata selain sebagai bumbu masakan, daun salam ini juga bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit . Antara lain  bisa dimanfaatkan untuk mengatasi asam urat, stroke, kolesterol tinggi, melancarkan peredaran darah, radang lambung, diare, gatal-gatal, kencing manis, dan lain-lain. Kandungan kimia yang dikandung tumbuhan ini adalah minyak atsiri, tannin, dan flavonoida. Bagian pohon yang bisa dimanfaatkan sebagai obat adalah daun, kulit batang, akar, dan buah.

Kali ini saya akan menggunakan daun salam untuk mengobati asam urat

Bahan:

– Daun salam 6 lembar (remas-remas)

– 200-300 ml air

– 4 batang serai (geprek)

Cara:

Rebus semua bahan hingga menjadi ½ gelas saja, kemudian minum sehari 2x sampai sembuh

Bagi penderita asam urat juga harus mengindari makanan seperti gorengan, jeroan, kol, brokoli, melinjo, makanan yang manis-manis, makanan laut (udang, kerang, cumi, kepiting), makanan kaleng ( sarden, kornet) , kacang-kacangan ( kacang tanah, kacang ijo, termasuk olahan kedelai seperti tempe, oncom, susu kedelai), buah-buahan( durian, alpukat, nanas, air kelapa), sayur (daun bayam, kangkung, daun singkong, asparagus, buncis), minuman ( minuman yang mengandung alkohol seperti arak, tuak , wiski, bir, anggur)

Selain menghindari itu semua, biasakan hidup sehat ya.., jangan suka makan-makanan yang mengandung bahan pengawet. Bagi penderita asam urat atau penyakit yang lainnya, teruslah berusaha dan jangan lupa berdoa, semoga lekas sembuh… dan selamat mencoba. 🙂

Kiriman Buku

Ternyata memulai menulis itu susah sekali ya? Apalagi kalau sudah lama kita tidak menulis. Saya juga heran kenapa setiap hendak menulis dan sudah duduk manis di depan laptop, jari-jari saya terasa kaku karena otak saya tidak mampu mengirimkan signal ke ujung jari-jari saya, padahal sebenarnya banyak sekali yang ingin saya tulis di sini. Dan ujung-ujungnya saya malah main game :mrgreen:

Tapi hari ini saya sangat semangat untuk bercerita, karena kedatangan pak pos ke tempat saya. Sebenarnya sempat heran karena saya pikir pak pos akan mengirimkan katalog belanja dari Bank. Padahal kemaren sudah saya terima. Tapi setelah mendekat, ternyata pak pos memberikan sesuatu yang terbungkus amplop warna coklat, dan yang pertama kali menerima adalah teman saya. Ehhh ternyata ada nama saya di situ, dan setelah saya baca pengirimnya ternyata mas Usup Supriyadi. Dan setelah saya buka isinya adalah sebuah buku fiksi klasik karya Leo Tolstoy. Terima kasih banyak ya mas Usup atas hadiahnya ini 🙂 . Saya senang sekali dan langsung membacanya sampai habis.

Karena ini masih dalam suasana bulan syawal, meskipun sudah telat, saya ucapkan SELAMAT IDUL FITRI 1431H, Mohon Maaf Lahir & Batin jika tanpa sengaja ada kesalahan. 🙂

*) gambar sorryman saya nemu pas search by google

Rasa Bahagia…

Pagi ini saya merasa sangat bahagia hanya gara-gara sebuah SMS. Cuma karena SMS singkat dari adik saya Pelangi bisa membuat saya tersenyum :), SMS dari adik saya itu bunyinya seperti ini

“meT ulT4h e0 mb4k, k4d0Ny4 eZ nX uM4h, d k4m4R Mb4K”

Itu adalah SMS dari Langi, meskipun terkadang saya susah membacanya, tulisannya alay seperti itu, kadang sampai nanya sama temen saya, dan teman saya juga tidak bisa membacanya, hehe…, meskipun berkali-kali saya bilangi Langi agar nulis yang bener tapi tetap saja seperti itu. Saya khawatir nanti jadi terbiasa,  saat mengerjakan ulangan di sekolah nulis juga seperti itu, bisa-bisa gurunya jadi pusing tujuh keliling membacanya :mrgreen:

Saya tidak menyangka Langi bisa ingat hari ulang tahun saya, dan punya inisiatif memberikan kado. Langit saja tidak pernah mengucapkan selamat ulang tahun pada saya. Mungkin dia juga tidak ingat kapan saya lahir. Jadi teringat saat kecil, dulu ulang tahun saya sering dirayakan sama Ibu. Semua teman-teman sekolah saya diundang, setelah berdoa bersama, kita mendengarkan ceramah dari ustad yang sengaja didatengin Ibu untuk menasehati kami semua. Setelah semua selesai saya akan memilah-milah kado, mana yang akan saya simpan, dan mana yang akan saya bagikan pada teman-teman. Dan terakhir saya merayakan ulang tahun saat saya berusia tujuh belas. Kebetulan saat ulang tahun yang ke tujuh  belas itu saya sudah semester 1, jadi saya merayakannya bersama teman-teman saya, tidak dengan Ayah dan Ibu saya. Meskipun kami cuma makan-makan saja di McD**, saya tetap senang bisa berbagi kesenangan dengan teman-teman.

Tapi itu semua sebelum saya mengerti arti ulang tahun. Setelah ulang tahun yang ke tujuh belas itu, saya tidak pernah merayakannya. Justru saya merasa sedih karena jatah hidup saya jadi berkurang, sementara saya masih begini saja. Saya merasa belum bisa menjadi yang terbaik, bagi agama saya, bagi kedua orang tua saya, bangsa saya. Saya merasa termasuk orang yang rugi, sementara banyak orang di luar sana yang sudah sering berbuat banyak tentang hal kebaikan bagi sesamanya. Saya benar-benar merasa malu, saya sangat malu pada Tuhan saya, saya malu sama semuanya. Saya merasa baru sedikit sekali amalan saya yang saya tabung buat akherat kelak. Sementara waktu itu terus saja berjalan dengan cepat. Menggenlinding seperti roda yang tanpa bisa dihentikan lajunya, dan umur saya berkurang setiap harinya.

Ya Allah…, saya takut sekali jika tabungan saya di akherat belum cukup tapi Engkau telah memanggil saya. Saya sangat bersyukur sekali masih diberi kesempatan sampai hari ini untuk bisa terus menghirup hawa duniaMu, kesejukan nafasku juga masih terasa olehku. Saya ingin di hari kelahiran saya ini sebagai penanda bagi saya agar bisa berbuat lebih baik lagi. Berikanlah segala kemudahan bagi saya, berikanlah kebahagiaan pada orang-orang di sekitar saya, Ayah, Ibu dan adik-adik saya. Teman-teman dan saudara saya. Dan semua orang yang membaca tulisan saya ini, Amin….

Ya Allah.., sebentar lagi bulan penuh rahmat dan ampunan akan tiba, maka berilah kesempatan pada saya untuk bisa menabung di akherat lebih banyak lagi dan bisa mendapat ampunanMu…

Karena Ramadhan sudah di ujung mata, maka dengan kerendahan hati saya mohon maaf atas segala khilaf, semoga masih ada usia hingga akhir Ramadhan, dan semoga ampunan  rahmat Allah senantiasa terlimpah bagi kita semua… Amin… Marhaban ya Ramadhan…