Penipu lewat telepon bag 2

tlpn

Sebelumnya saya pernah mengalami ini,di sini dan ini terulang lagi untuk yang kesekian kalinya. Ada-ada saja ulah para penipu saat ini. Berbagai modus dilakukan untuk menjebak korbannya. Salah satunya dengan cara SMS yang sempet heboh atau dengan menelpon korbannya kalau sedang dapat undian dapet mobil. Tapi cara-cara itu kayaknya sudah basi, dan ini modus yang baru yang saya alami. Oke… langsung saja deh aku mulai ceritanya. Saat itu jam 10.30 wib, telepon di kantor saya bunyi dan aku segera mengangkatnya.

Me: Halo… selamat pagi…..

X  : Tolong saya mah…..(sambil menangis tersedu-sedu)

Me: maaf ini siapa ya?

X : tolooong… hiks hiks… ini anak mama….., saya baru saja kecelakaan, ini di kantor polisi… tolonng….(sambil terus menangis kayak adegan di sinetron-sinetron yang lebay itu)

Me: tuing! tuing! kapan saya punya anak nih, ini pasti penipu, saya kerjain ah.. (Cuma diucapin dalam hati)

Me: aduh…. aduh…  (pura-pura panik)

X : tolong…. saya takut mah… ini di kantor polisi (sambil terus menangis dan merintih)

Me: saya harus bagaimana ini nak?

X : ini pak polisi mau bicara

Polisi KW : halo buk, ini anak ibu sedang mengalami kecelakaan, menabrak orang, korban sudah kami bawa ke rumah sakit, anak ibu tidak apa-apa (bicara dengan garang)

Me: trus anak saya bagaiman pak?

Polisi KW: anak ibu hanya luka ringan, sekarang sedang dalam proses pemeriksaan, nanti setelah selesai akan kami antar pulang

Me: Duh…. ( pura-pura panik tapi ingin ketawa)

Polisi KW: tadi anak ibu memberikan uang kepada saya sebesar 500 ribu, tapi saya tolak karena banyak wartawan yang meliput kejadian ini.

Me: trus…

Polisi KW: ibu tau sendiri lah…

Me: maksud bapak?

Polisi KW: Ibu transfer pulsa saja ke nomor ini 082xxxxxxxxx dan 085xxxxxxxxx, masing-masing senilai 100ribu 4x

Me: cius?

Polisi KW: Ibu denger tidak!!! (sambil membentak garang)

Me: sejak kapan saya punya anak!!!!!!! (garang juga)

Polisi KW: klik!!!! Nutup telpon dengan keras

Me: ketawa-tawa sambil megang perut, dasar! Rasain!

Dari kejadian yang saya alami ini, mari kita ambil hikmahnya. Jadi… sobat semua, kawan-kawan semua, tante-tante, om-om, semuanya deh yang mendapat telpon dari orang yang menangis atau merintih-rintih dan mengatakan salah satu keluarga anda mengalami kecelakaan, sebaiknya mengecek dulu kebenarannya dari yang bersangkutan, jangan langsung percaya sama orang yang belum di kenal, apalagi menuruti permintaannya yang ujung-ujungnya MENIPU.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s